Humas KKN UM Sumatera Barat - Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat secara resmi melepas ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke delapan nagari di Kecamatan Baso, Selasa (24/2/2026). Prosesi pelepasan dipusatkan di Kampus III UM Sumatera Barat, Bukittinggi, dan dihadiri unsur pimpinan universitas, Badan Pelakasana Kuliah Kerja Nyata (BPKKN) serta dosen pembimbing lapangan (DPL).
Mahasiswa peserta KKN berasal dari 12 fakultas dan 24 program studi. Program pengabdian ini akan berlangsung selama 15 hari, mulai 24 Februari hingga 10 Maret 2026, bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Lokasi pengabdian tersebar di 30 jorong pada delapan nagari di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.
Pelepasan dilakukan secara resmi oleh Wakil Rektor III UM Sumatera Barat, Dr. Ahmad Lahmi, M.A. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa KKN tidak sekadar agenda akademik, melainkan ruang aktualisasi nilai-nilai sosial dan keagamaan mahasiswa di tengah masyarakat.
“Program yang telah dirancang hendaknya diselaraskan dengan program unggulan yang ditetapkan. KKN bukan hanya tentang membantu masyarakat secara praktis sesuai disiplin ilmu, tetapi juga mendorong pengamalan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian. Menurutnya, identitas kampus melekat pada setiap mahasiswa yang terjun ke lapangan.
“Luruskan niat, bukan semata untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Jaga etika, sikap, dan pergaulan, terlebih di bulan Ramadan. Kehadiran mahasiswa harus memberi kesan positif hingga masyarakat merasa kehilangan saat masa KKN berakhir,” tegasnya.
Dr. Ahmad Lahmi memastikan para DPL akan melakukan supervisi dan pendampingan secara berkala guna menjamin pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Usai prosesi pelepasan, mahasiswa langsung diberangkatkan ke nagari masing-masing untuk mengikuti serah terima di kantor wali nagari, didampingi unsur pimpinan universitas.
Pimpinan yang turut mengantar dan melakukan serah terima antara lain: Dekan Fakultas Teknik Helga Yermadona, S.Pd., M.T. di Nagari Koto Baru; Wakil Dekan Fakultas Teknik Dr. Eng. Ir. Deddy Kurniawan, S.T., M.T. di Nagari Salo; Wakil Rektor I Dedi Satria, S.Si., M.Eng., Ph.D. di Nagari Koto Gadang; Dekan Fakultas Hukum Edi Haskar, S.H., M.H. di Nagari Sungai Cubadak; Wakil Rektor III Dr. Ahmad Lahmi, M.A. di Nagari Tabek Panjang; Wakil Dekan Fakultas Hukum Mahlil Adriaman, S.H., M.H. di Nagari Koto Tinggi; Dekan Fakultas Pariwisata Rozi Yuliani, S.ST.Par., M.M. di Nagari Simarasok; serta Dekan Fakultas Kesehatan Yuliza Anggraini, S.ST., M.Keb. di Nagari Padang Tarok.
Salah satu wali nagari kolasi KKN, Muhammad Nurzein (Wali Nagari Simarasok), dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menjaga etika dan norma sosial selama berada di tengah masyarakat, khususnya dalam suasana Ramadan.
“Kami berharap mahasiswa tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Jaga sikap, cara berpakaian, serta komunikasi dengan masyarakat. Hormati aturan nagari dan selalu berkoordinasi dengan kepala jorong. Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa, maka tunjukkan perilaku yang mencerminkan insan terdidik,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi harmonis antara mahasiswa dan masyarakat guna menciptakan suasana pengabdian yang kondusif.
Pada akhir rangkaian serah terima, UM Sumatera Barat menyerahkan voucher beasiswa untuk masing-masing nagari lokasi KKN. Voucher tersebut berupa potongan uang kuliah sebesar 30 persen hingga mahasiswa menyelesaikan studi.
Program beasiswa ini menjadi bentuk komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di nagari lokasi KKN, terutama bagi calon mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Dengan semangat pengabdian di bulan Ramadan, UM Sumatera Barat berharap KKN tahun ini tidak hanya melahirkan program kerja yang berdampak, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat nagari di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.