UM Sumatera Barat Bekali Peserta KKNMu 2026, Tekankan Akhlak, Komunikasi Sosial, dan Program Berdampak

Diterbitkan Pada

11 February 2026

Kategori

Berita KKN

UM Sumatera Barat Bekali Peserta KKNMu 2026, Tekankan Akhlak, Komunikasi Sosial, dan Program Berdampak

Humas KKN UM Sumatera Barat - Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat menggelar pembekalan bagi peserta Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah (KKNMu) Tahun 2026 yang akan diterjunkan ke delapan nagari di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 11 Februari 2026.

KKNMu UM Sumatera Barat dijadwalkan berlangsung pada 24 Februari hingga 9 Maret 2026. Mahasiswa akan ditempatkan di 30 jorong yang tersebar pada delapan nagari di Kecamatan Baso selama 15 hari masa pengabdian.

Pembekalan dipandu oleh Riski Fauzi, M.Pd selaku moderator. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi peserta terkait program kerja, etika, serta mekanisme pelaksanaan KKN di lapangan.

Ketua BP KKN UM Sumatera Barat, Dr. Eng. Ir. Masril, S.T., M.T, dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa KKN merupakan representasi institusi di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga akhlak, etika, serta menghormati adat istiadat setempat.

“Yang pertama dinilai masyarakat bukan kepintaran kita, tetapi sikap dan perilaku kita. Mahasiswa adalah duta kampus. Jaga etika, jaga cara berpakaian, dan hormati norma yang berlaku di nagari,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan KKN bertepatan dengan bulan suci Ramadan, sehingga mahasiswa diminta menjaga sikap, pergaulan, dan aktivitas agar selaras dengan nilai-nilai keislaman serta budaya masyarakat setempat.

Dalam sesi materi, Dr. Wedi Nasrul, M.Si membahas pentingnya komunikasi sosial mahasiswa KKN di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi menjadi faktor penentu keberhasilan program di lapangan. “Komunikasi bukan sekadar berbicara. Mahasiswa harus mampu menyesuaikan bahasa, memahami konteks budaya, serta percaya diri saat berdiskusi atau memimpin forum masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Alex Medani, S.H.I., M.H.I menekankan bahwa akhlak merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan KKN. “KKN adalah ruang pembelajaran karakter. Akhlak yang baik akan memudahkan mahasiswa diterima masyarakat dan memperlancar pelaksanaan program kerja,” ujarnya.

Rifana Wahdi, M.Pd dalam paparannya menjelaskan bahwa program kerja mahasiswa harus berbasis kebutuhan dan potensi nagari. Ia mendorong mahasiswa melakukan observasi yang matang dan membangun kolaborasi dengan perangkat nagari. “Program yang baik adalah program yang relevan, aplikatif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Adapun Feri Anggara menyampaikan teknis prosedur keberangkatan dan akomodasi. Ia mengingatkan mahasiswa untuk mempersiapkan perlengkapan pribadi dan kebutuhan kesehatan secara optimal sebelum keberangkatan.

Melalui pembekalan ini, UM Sumatera Barat menegaskan komitmennya menghadirkan KKNMu 2026 yang tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, penguatan kompetensi sosial, serta kontribusi nyata bagi pembangunan nagari di Kabupaten Agam.

Pelaksanaan KKNMu di Kecamatan Baso diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah nagari, sekaligus menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Bagikan Berita

Kontak

Hubungi kami melalui alamat, email, atau telepon.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4 Koto Tangah Padang,25172 Indonesia

Lokasi Kami

Temukan Kami di Peta

Kunjungi lokasi kampus kami dengan mudah melalui peta interaktif di bawah ini.